<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>GunComp</title>
	<atom:link href="http://guncomp.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guncomp.wordpress.com</link>
	<description>Kata mutiara,kisah &#38; Hikmah,Manaqib,Kumpulan Do&#039;a,Download</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Sep 2011 06:38:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='guncomp.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>GunComp</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://guncomp.wordpress.com/osd.xml" title="GunComp" />
	<atom:link rel='hub' href='http://guncomp.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Rahasia Keutamaan dan Keistimewaan Shalawat</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com/2011/07/27/rahasia-keutamaan-dan-keistimewaan-shalawat/</link>
		<comments>http://guncomp.wordpress.com/2011/07/27/rahasia-keutamaan-dan-keistimewaan-shalawat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2011 11:35:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guncomp</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://guncomp.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[SEKILAS PENJELASAN BEBERAPA FAEDAH DAN KEISTIMEWAAN SHALAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD SAW : SHALAWAT DAPAT MENDEKATKAN SEORANG HAMBA KEPADA TUHANNYA, MALAIKATNYA, DAN PADA RAHMAT TUHAN Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa As, “ maukah engkau, AKU dekat denganmu melebihi dekatnya ucapanmu dengan lisanmu, melebihi jiwamu dengan kedua matamu?&#8230; bacalah shalawat sebanyak mungkin kepada Nabi Muhammad SAW [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=62&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>SEKILAS PENJELASAN BEBERAPA FAEDAH DAN KEISTIMEWAAN SHALAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD SAW :</strong><strong></strong><strong></strong></p>
<p><strong>SHALAWAT DAPAT MENDEKATKAN SEORANG HAMBA KEPADA TUHANNYA, MALAIKATNYA, DAN PADA RAHMAT TUHAN </strong></p>
<p>Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa As, “ maukah engkau, AKU dekat denganmu melebihi dekatnya ucapanmu dengan lisanmu, melebihi jiwamu dengan kedua matamu?&#8230; bacalah shalawat sebanyak mungkin kepada Nabi Muhammad SAW (Kitab Duratun Nasihin: halaman 132) Mengapa membaca shalawat kepada nabi Muhammad saw sama dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT?, sebab dalam shalawat itu tercantum pula asma Allah SWT. Semakin sering orang membaca shalawat kepada nabi Muhammad SAW, maka semakin sering pula itu menyebut asma Allah SWT. Ini berarti semakin mahabbah (cinta) seseorang kepada Nabi Muhammad SAW, berarti ia juga lebih sering mengingat kepada Allah SWT, dan dapat selalu mendekatkandirikepada-NYA.<span id="more-62"></span></p>
<p><strong>AKAN MEMBALAS SATU BACAAN SHALAWAT DENGAN 10 X LIPAT PAHALANYA.</strong></p>
<ol>
<li>Rasulullah Muhammad saw bersabda,” Allah memerintahkan satu malaikat diantara para malaikat untuk membawa nama setiap orang yang bershalawat dan nama orang tuanya kepadaku.Malaikat itu berada dimakamku sampai hari kiamat. Ketika seseorang bershalawat atasku malaikat tersebut berkata,” wahai Muhammad fulan bin fulan bershalawat atasmu sebanyak ini, Allah SWT telah menjamin bahwa setiap shalawat akan dibalas dengan 10 shalawat”.</li>
<li><strong>SHALAWAT NABI DAPAT MENUTUPI KESALAHAN YANG TELAH DIPERBUAT DAN DAPAT MENGANGKAT DERAJAT ORANG YANG MEMBACANYA</strong></li>
</ol>
<p>Abu Thalhah berkata,” saya pernah mengahdapi Rasulullah SAW, dan tampak wajah beliau berseri-seri. Aku bertanya, ya rasul, saya melihat wajah tuan hari ini tampaknya berbunga-bunga dan berseri-seri?” Rasul menjawab, “bagaimana aku tidak gembira. Baru saja Jibril datang menghadapiku, dan berkata, barangsiapa yang membacakan shalawat kepadaku sekali saja, ia akan mendapatkan balasannya 10x, dan akan diangkat derajatnya menjadi     10 x.”Ada kisah menarik dari Aisyah. Ia berkata,” suatu malam di waktu sahur, saya menjahit sebuah pakaian. Namun ketika itu lampu kamarku mati, maka jatuhlah jarum tusukku. Kemudian datang Rasulullah SAW dan teranglah seluruh kamarku dengan seluruh wajahnya. Akupun dapat menemukan jarum tusukku yang jatuh tadi. Aku bertanya kepadanya, ya rasul, apa yang membuat wajahmu bercahaya? Rasul menjawab, “ hai Aisyah, celakalah bagi orang yang tidak dapat melihat wajahku di hari kiamat nanti”.“siapakah orang yang tidak dapat melihat wajahmu ya rasul?” “mereka adalah orang-orang yang bakhil.”, “siapakah orang yang bakhil itu?” yaitu orang-orang yang apabila disebutkan namaku dihadapannya, mereka tidak membalasnya dengan membaca shalawat kepadaku.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SHALAWAT JUGA DAPAT MENJADI PENUTUP KEBUTUHAN DUNIA DAN AKHIRAT</strong></p>
<ol>
<li>Diriwayatkan oleh Imam Ja’far As Shiddiq, bahwa rasulullah pernah bersabda,” bacaan kalian atasku menyebabkan terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan kalian, dan Allah SWT ridho pada kalian serta membersihkan perbuatan-perbuatan kalian.</li>
</ol>
<p><strong>SHALAWAT DAPAT MENJADI SEBAB DIAMPUNINYA DOSA</strong></p>
<p>Rasulullah bersabda, dua orang hamba yang saling mencintai karena Allah, saling berjabat tangan dan membaca shalawat atasku, maka selama kedua orang tersebut belum berpisah, Allah mengampuni dosa-dosa mereka, baik yang terdahulu maupun yang akan datang.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>DIBEDAKAN DERAJATNYA DARI ORANG MUNAFIK</strong></p>
<p>Setiap umat nabi Muhammad saw yang membiasakan diri dengan membaca shalawat atasnya dan keluarganya, maka ia akan dibedakan derajatnya dari orang munafik dan kafir.</p>
<p><strong>MENDAPAT CAHAYA (PETUNJUK) LAHIR BATHIN DI HARI KIAMAT</strong></p>
<p>Nabi khaidir As menjumpai Imam Hasan al Mujtaba. Lalu terjadilah dialog dan tanya jawab diantara mereka.“mengapa manusia kadang lupa pada sesuatu yang telah diketahui sebelumnya?”,tanya Nabi Khaidir As. Imam Hasan menjawab, “ hai manusia berlandaskan kebenaran dan cenderung pada kebenaran serta terikat pada kebenaran. Jika ia menyampaikan shalawat dan salam secara sempurna kepada Muhammad dan keluarga beliau, hatinya memancarkan cahaya tertentu, sesuatu yang terlupakan kembali teringat. Jika ia tidak membaca shalawat atas Muhammad dan keluarga beliau atau membaca shalawat yang tidak sempurna, maka sesuatu yang diketahui tersebut akan tetap terikat dan menempel pada kebenaran. Pada saat itulah manusia mengalami lupa.</p>
<p><strong> </strong><strong></strong></p>
<p><strong>AKAN SELAMAT DALI LALAPAN API NERAKA. </strong></p>
<p>Pernah suatu hari Imam Ja’far As Shiddiq berkata pada Shabah bin Sahabah,” apakah engkau ingin aku ajarkan sesuatu agar wajahmu terjaga dari panasnya api neraka?” “ya,” jawab shabah bin sahabah. Imam ja’far berujar,” setelah shalat subuh ucapkan 100 x: allhumma shali ‘ala saidina Muhammad, wa’ala ali saidina Muhammad (ya Allah, sampaikanlah shalawat pada Muhammad dan keluarga Muhammad), niscaya Allah akan menjaga wajahmu dari api neraka.” Imam Muhammad al Baqir Ra meriwayatkan, ada seorang hamba yang telah berada dineraka selama 70 masa ( 1 masa = 70 tahun). Kemudian dia $memohonkan pada Allah SWT dengan keutamaan Nabi Muhammad SAW dan ahlul baitnya agar dia merahmati dirinya.” Lalu terdengar seruan Allah SWT kepada malaikat Jibril,” turunlah engkau, temui hamba-KU itu, keluarkan ia dari neraka.”,“wahai tuhanku, bagaimana aku dapat masuk neraka? ”tanya Jibril. “AKU telah memerintahkan agar api neraka menjadi sejuk dan dingin bagimu.”,“hamba-MU itu berada dimana?”,“dia ada dilembah neraka Sijjin,” jawab Allah SWT. Lalu malaikat mendatangi hamba tersebut, dan menyaksikan ia sedang duduk melipat kedua kakinya. Jibrilpun mengeluarkannya. Allah berfirman kepada hamba-NYA itu. “wahai hamba-KU berapa lama kau berada disana?” “aku tidak tahu,” jawab sihamba. Kemudian Allah SWT berfirman, “ AKU bersumpah demi kemuliaan dan keagungann-KU, jika engkau tidak memohon padaku seperti tadi, untuk setiap titik kehinaanmu, satu masa engkau akan berada dineraka. Namun AKU mengharuskan pada diri-KU siapa yang memohon dengan keutamaan Muhammad saw dan keluarganya agar diampuni dosa-dosanya, maka AKU akan ampuni. Dan kini engkau AKU ampuni.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>ADA JAMINAN MASUK SURGA DAN KENIKMATANNYA.</strong></p>
<p>Banyak orang awam yang belum mengerti bahwa shalawat Nabi SAW merupakan jalan menuju surga. Dengan banyak membaca shalawat, secara otomatis orang itu akan sering menyebut asma Allah dan kekasihnya. Nabi Muhammad SAW. Dengan cara ini, berarti ia telah bermahabbah kepada Allah SWT dan rasul-NYA. Abdurrahman bin Auf meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda,” Jibril datang kepadaku dan berkata, ya Muhammad tidak ada yang bershalawat kepadamu, kecuali ada 70.000 malaikat yang bershalawat kepadanya. Dan barang siapa dishalawati oleh para malaikat, maka ia termasuk ahli surga (kitan durratun nashihin halaman 11). Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW,” bacaan shalawat dari Umar merupakan kiriman hadiah untukmu. Lalu, apakah engkau balas mengirimkan hadiah kepadanya?”. Rasullullah saw menjawab,” hari ini shalawat umatku merupakan hadiah mereka untukku, sedang esok menjadi hadiahku untuk mereka disurga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>MENDAPAT SYAFAAT DI HARI KIAMAT. </strong></p>
<p>Ada seorang laki-laki penduduk marwi berkata,” aku adalah orang yang sangat malas membaca shalawat atas pemimpin alam, Nabi Muhammad saw, dan sama sekali tidak memberikan perhatian dalam masalah tersebut. Hingga suatu malam aku bermimpi melihat Rasulullah SAW, namun beliau tidak mempedulikan aku seolah-olah beliau tidak menyukaiku. Aku bertanya kepada beliau, wahai rasulullah mengapa engkau tidak mempedulikan aku? Bukankah aku adalah umatmu? Aku mendengar dari para ulama bahwa para nabi lebih mengenal umatnya dibanding ayah terhadap anaknya. Beliau menjawab,” pengenalanku pada umatku bergantung pada shalawat mereka sampaikan kepadaku. Karena engkau tidak mengingatku dengan shalawat, lalu bagaimana aku mengenalmu dan bagaimana aku peduli denganmu?” Aku terbangun dari tidur. Sejak saat itu aku mewajibkan diriku membaca shalawat 100 x setiap hari. Allah memberiku taufik untuk bisa melaksanakannya. Tidak lama kemudian aku kembali bermimpi menjumpai Rasulullah SAW, dan berkata, “sekarang aku mengenalmu. Aku bangga padamu dan akan memberimu syafaat di hari kiamat kelak.” Wahai umat Muhammad, perbanyaklah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW (Allahummashalli’ala saidina Muhammad, wa’ala ali saidina Muhammad), karena shalawat dapat menutupi dosa besar dan menunjukkan jalan yang lurus. Orang yang membaca shalawat akan jauh dari neraka dan akan masuk surga dengan kekal. Amin ya rabbal ‘alamin.</p>
<p><strong>SEBAGIAN HADIST AHLUL BAIT TENTANG KEUTAMAAN SHALAWAT</strong></p>
<ol>
<li><strong></strong>Nabi Muhammad saw bersabda: “Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali dan meng-hapus kesalahannya, menetapkan 10 kebajikan baginya dan kedua malaikat yang ada di sisi-nya akan berlomba menyampaikan (salam) ruh-ku kepadanya.”</li>
<li>Nabi Muhammad saw bersabda: “Siapa yang di sisinya namaku disebutkan lalu ia lupa ber-shalawat kepadaku maka akan dilambatkan baginya jalan ke surga.”
<ul>
<li>Rasulullah saw bersabda: “Jibril mendatangi-ku dan membawa berita gembira kepadaku, sesungguhnya Allah berfirman, ‘Siapa yang bershalawat kepadamu maka Aku akan bersha-lawat kepadanya, siapa yang mengucapkan salam kepadamu maka Aku akan mengucapkan salam kepadanya.’ Maka akupun sujud (ber-syukur) karena hal itu.”</li>
</ul>
<ul>
<li>Nabi Muhammad saw bersabda: “Siapa yang bershalawat kepadaku tiga kali di siang hari dan tiga kali di waktu malam karena cinta kepadaku dan rindu kepadaku maka Allah berhak mengampuni dosa-dosanya untuk malam dan siang harinya.”</li>
</ul>
<ul>
<li>Imam Ja’far bin Muhammad al-Shadiq berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Keraskan suara kalian dalam bershalawat kepadaku. Se-sungguhnya shalawat itu menghilangkan nifaq (sifat munafik).”</li>
</ul>
<ul>
<li>Imam ‘Ali bin Abi Thalib berkata: “Shalawat kepada Nabi dan keluarganya akan menghapus kesalahan, sedemikian hingga lebih cepat daripada air memadamkan api; dan salam kepada Nabi dan keluarganya lebih utama daripada membebaskan hamba sahaya.”</li>
</ul>
<ul>
<li>Abu ‘Abdillah bertanya kepada sahabatnya: “Maukah kuberitahu sesuatu yang dengannya Allah memelihara wajahmu dari panasnya api neraka.” “Ya,” jawab mereka. “Katakanlah setelah fajar Allahumma shalli ‘ala Muhammad waâli Muhammad sebanyak seratus kali kelak Allah akan memeliharamu dari panasnya api nera-ka.”</li>
</ul>
<ul>
<li>Imam ‘Ali bin Musa al-Ridha berkata: “Siapa yang tidak mempunyai sesuatu yang bisa menggugurkan dosa-dosanya, hendaklah ia memperbanyak shalawat kepada Muhammad dan keluarganya karena sesungguhnya shalawat itu akan menghapus dosa-dosanya.”</li>
</ul>
<ul>
<li>Imam Ja’far bin Muhammad al-Shadiq ber-kata: “Shalawat kepada Nabi adalah wajib pada segala tempat, ketika bersin, melihat angin kencang dan lain sebagainya.” Imam ditanya, “Aku masuk ke Bait al-Haram sementara aku tahu doa apapun (yang dibaca) kecuali shalawat kepada Muhammad dan keluarganya.” Berkata Imam al-Shâdiq: “Sesungguhnya engkau telah melakukan sesuatu yang paling baik dari yang dilakukan oleh orang lain.”</li>
</ul>
<ul>
<li>Abu ‘Abdillah berkata: “Jika kalian berdoa kepada Allah hendaklah memulainya dengan shalawat kepada Nabi dan keluarganya karena shalawat kepada Nabi dan keluarganya diterima di sisi Allah. Allah tidak menerima (sebagian doa) dan menolak sebagian yang lain.”</li>
</ul>
<ul>
<li>Imam Ja’far al-Shâdiq berkata bahwa Rasulu-llah saw bersabda: “Sesungguhnya shalawat ke-padaku adalah syarat diijabah doa-doamu dan ia adalah zakat (penyuci) untuk amal-amalmu.”</li>
</ul>
<ul>
<li>Abu ‘Abdillah ditanya tentang makna ayat “In-nallâha wa malaikatahu yushallûna ‘alan Nabi…” (QS. 33:56). Beliau menjawab: “Shalawat dari sisi Allah sesungguhnya rahmat, dari sisi mala-ikat berarti penyucian (tazkiyah) dan dari sisi manusia berarti doa. Adapun firman Allah ‘wa sallimû taslîma’ adalah salam kepada Muham-mad saw.”</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p>Imam Muhammad al-Baqir berkata bahwa Ra-sulullah saw bersabda: “Siapa yang bershalawat kepadaku dan tidak bershalawat kepada keluar-gaku maka ia tidak akan mencium bau surga, padahal baunya akan tercium sejauh perjala-nan 500 tahun.” Download Filenya dalam bentuk Word Klik disini ;</p>
<p><a title="Rahasia Keutamaan Dan Keistimewaan Shalawat" href="http://www.ziddu.com/download/15835744/KEUTAMAANDANKEISTIMEWAANSHOLAWAT.doc.html" target="_blank">http://www.ziddu.com/download/15835744/KEUTAMAANDANKEISTIMEWAANSHOLAWAT.doc.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guncomp.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guncomp.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guncomp.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guncomp.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guncomp.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guncomp.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guncomp.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guncomp.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guncomp.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guncomp.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guncomp.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guncomp.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guncomp.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guncomp.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=62&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guncomp.wordpress.com/2011/07/27/rahasia-keutamaan-dan-keistimewaan-shalawat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ba530e6e5b3dc6b6d2396527e40f68f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Surat Al-Ikhlas</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com/2011/07/27/keutamaan-surat-al-ikhlas/</link>
		<comments>http://guncomp.wordpress.com/2011/07/27/keutamaan-surat-al-ikhlas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2011 07:11:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guncomp</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://guncomp.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum kita membicarakan keutamaan Surat Al-Ikhlas, terlebih dahulu akan disampaikan tentang nama-nama dari Surat Al-Ikhlas itu sendiri. Nama Surat Al-Ikhlas itu jumlahnya ada 20 nama yakni : Banyak nama menunjukkan banyak kelebihan. Mengingat Surat ini mengandung akidah yang sangat mendasar, maka keutamaannya cukup banyak. Antara lain sebagai berikut : Hadis riwayat Anas bin Malik, menyatakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=57&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum kita membicarakan keutamaan Surat Al-Ikhlas, terlebih dahulu akan disampaikan tentang nama-nama dari Surat Al-Ikhlas itu sendiri. Nama Surat Al-Ikhlas itu jumlahnya ada 20 nama yakni :<span id="more-57"></span></p>
<p>Banyak nama menunjukkan banyak</p>
<p>kelebihan. Mengingat Surat ini mengandung akidah yang sangat mendasar,</p>
<p>maka keutamaannya cukup banyak. Antara lain sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Hadis riwayat Anas bin Malik, menyatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda : &#8220;Barangsiapa membaca Surat Al-Ikhlas satu kali, seolah-olah dia membaca sepertiga Quran. Barangsiapa membacanya dua kali, seolah-olah dia membaca dua pertiga Quran. Barangsiapa membacanya tiga kali, seolah-olah dia membaca Quran seluruhnya. Dan barangsiapa membacanya sepuluh kali, dibina Allah untuknya sebuah rumah dalam surga terbikin dari permata ya&#8217;kut yang berwarna merah.&#8221;</li>
</ul>
<ul>
<li>Sabda Rasulullah Saw yang maksudnya : &#8220;Hai Aisyah, engkau jangan tidur dulu sebelum engkau kerjakan empat perkara : 1. Khatamkan Al-Quran, 2.Jadikan semua Nabi membelamu nanti pada hari kiamat, 3. Jadikan semua orang mukmin rela kepadamu, dan 4. Kerjakan Haji dan Umrah.&#8221;  Kemudian Rasulullah pun shalat, sedangkan Aisyah tinggal ditempat tidur. Selesai Shalat, Aisyah pun berkata : &#8220;Rasulullah, tebusanmu ibu dan ayahku, Rasulullah suruh saya mengerjakan empat perkara yang saya tidak sanggup melakukannya pada waktu ini.&#8221; Beliau tersenyum, seraya bersabda : &#8221; Apabila engkau membaca Qul Huwallahu Ahad (tiga kali), maka seolah-olah engkau telah mengkhatamkanAl-Quran. Jika engkau membaca shalawat kepadaku dan kepada semua Nabi sebelumku, maka kami nanti akan mensyafaatkanmu pada hari kiamat. Dan apabila engkau meminta ampunkan orang-orang mukmin, maka tentu semua mereka nanti akan rela kepadamu. Dan apabila engkau membaca &#8220;Subhanallah, Walhamdulillah, Walailahaillallah, Wallahu Akbar, maka sesungguhnya engkau berarti telah mengerjakan Haji dan Umrah.&#8221;</li>
</ul>
<p>Hadis itu menerangkan, kalau mau tidur setelah badan tergeletak diatas ranjang, maka baik dibaca:</p>
<ol>
<li><strong><em>Surat Al-Ikhlas tiga kali</em></strong>. Sama pahalanya dengan membaca satu khatam Quran.</li>
<li>Shalawat kepada Nabi Muhammad Saw dan Nabi-Nabi lainnya,dengan mengucapkan : <strong><em>Allahumma Sholli &#8216;ala Sayyidina Muhammad Wa ali Muhammad wa&#8217;ala jami&#8217;il anbiyaai wal mursalin</em></strong>.</li>
<li>Mendoakan orang-orang mukmin dengan mengucapkan tiga kali <strong><em>Allahummaghfirlil muslimina wal muslimat, wal mukiminina wal mukminat.</em></strong></li>
<li><strong><em></em></strong>Membaca raja tasbih tiga kali, yakni : <strong><em>Subhanallah, Walhamdulillah,</em></strong><strong><em>Walailaha illallah, Wallahu Akbar, Wala haula walaquwwata illa billahil &#8216;aliyyil &#8216;adzim</em></strong> Apabila dibaca tiga kali tasbih ini, maka sama pahalanya dengan satu kali Haji dan Umrah.</li>
</ol>
<ul>
<li>Pada suatu hari seorang laki-laki melaporkan halnya kepada Rasulullah Saw tentang kesusahan hidup yang dideritanya. Ia mohon supaya diajarkan amalan singkat untuk menghilangkan kesempitan hidup itu. Maka Rasulullah Saw menyuruhnya supaya setiap kali masuk kerumah sendiri, memberi salam kemudian membaca surat Al-Ikhlas tiga kali. Jika rumah kosong tidak ada orang didalam, maka memberi salam  kepada Rasulullah Saw kemudian sambil melangkah masuk dibaca tiga kali surat Al-Ikhlas. Laki-laki itupun mengamalkannya, alhamdulillah lapang rezekinya, melimpah sampai kepada jiran  tetangganya.</li>
</ul>
<ul>
<li>Pada suatu hari Rasulullah Saw sedang duduk dalam mesjid Madinah. Tiba-tiba datang rombongan mengusung jenazah untuk di shalatkan. Para sahabat mempersilahkan Nabi untuk menyembahyangkannya. Beliau bertanya : &#8221; Apakah mayat ini meninggalkan hutang ? Mereka menjawab : &#8221; Ya, benar, dia meninggalkan hutang sebanyak 4 dirham.&#8221; Lantas beliau bersabda : &#8221; Saya tidak mau menyembahyangkan mayat yang meninggalkan hutang. Shalatkan kamulah dia.&#8221; Pada saat itu Jibrilpun datang seraya berkata : &#8220;Hai Muhammad, Allah berkirim salam kepadamu. Dia berfirman : &#8220;Aku sudah mengutus Jibril menyamar seperti mayat itu dan sudah melunaskan hutangnya. Tegaklah, shalatkan dia karena dian sudah diampuni Allah dan barangsiapa yang ikut menyembahyangkannya, niscaya diampuni Allah pula dosanya.&#8221; Nabi Muhammad Saw pun  bertanya : &#8221; Hai Jibril, dari mana dia memperoleh kehormatan ini &#8220;? Jibril menjawab :&#8221;Dia mendapat kehormatan itu, karena setiap hari membaca seratus kali Qul Huwallahu Ahad.&#8221; Didalamnya terdapat keterangan tentang sifat-sifat Allah dan pujian terhadap-Nya&#8221; Hadis itu menunjukkan barangsiapa membaca &#8220;Qul Huwallahu Ahad&#8221; seratus kali dalam sehari, maka Allah akan melunaskan hutangnya sebelum mati.</li>
</ul>
<ul>
<li>Rasulullah Saw bersabda yang maksudnya :&#8221; Barangsiapa membaca surat Al-Ikhlas pada sakit yang membawa kepada kematiannya, niscaya mayatnya tidak busuk dalam kubur, hadis lain menyatakan tidak terfitnah dalam kuburnya, aman dari kesempitan kuburan, dan para Malaikat akan membawanya dengan sayap-sayapnya melalui titian shirotol mustaqim sampai kesurga.&#8221;</li>
</ul>
<ul>
<li>Menurut hadis Anas bin Malik, bahwa Rasulullah Saw bersabda : &#8220;Barangsiapa membaca Qul Huwallahu Ahad 50 kali, niscaya diampuni dosanya lima puluh tahun.&#8221;</li>
</ul>
<ul>
<li>Menurut Hadis Anas bin Malik, Rasulullah Saw bersabda yang maksudnya &#8221; Barangsiapa membaca Qul Huwallahu Ahad sepuluh kali dibina Allah untuknya satu istana didalam surga. Barangsiapa membacanya 20 kali, dibina Allah untuknya dua istana dalam surga. Barangsiapa membacanya 30 kali maka dibina Allah untuknya tiga istana dalam surga. Umar bin Khattab Berkata : &#8221; Ya, Rasulullah, kalau begitu akan banyaklah istana kami dalam surga&#8221; Maka Rasulullah Saw bersabda :&#8221;Allah lebih lapang (luas) dari pada itu.&#8221; Maksudnya, bagi Allah berapapun jumlah istana itu soal mudah.</li>
</ul>
<ul>
<li>Hadist Anas bin Malik menyatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda yang maksudnya : &#8220;Barangsiapa membaca Qul Huwallahu Ahad sekali, dia diberkati. Barangsiapa membacanya dua kali dia dan keluarganya diberkati. Barangsiapa membacanya tiga kali, dia, keluarga dan jiran tetangganya diberkati. Barangsiapa membacanya 12 kali, dibina Allah untuknya 12 istana didalam surga. Jika dibacanya 100 kali, maka dihapuskan Allah dosanya (dosa kecil) selama 50 tahun, kecuali pertumpahan darah dan harta benda. Jika dibacanya 200 kali, dihapuskan dosanya 100 tahun. Jika dibacanya 1000 kali, niscaya sebelum mati telah dilihat atau diperlihatkan kepadanya tempatnya dalam surga.&#8221;</li>
</ul>
<ul>
<li>Menurut hadis riwayat Ibnu Abbas, Nabi Muhammad Saw bersabda yang maksudnya :&#8221;Tatkala saya dalam perjalanan Israk Mi&#8217;raj kelangit, saya melihat &#8216;Arasy ditegakkan atas 360.000 sudut. Jarak dari satu sudut kesudut lainnya, kira-kira 300.000 tahun perjalanan.  Dibawah setiap sudut itu terdapat 12.000 padang pasir. Panjang setiap padang pasir itu dari matahari terbit kematahari terbenam. Disetiap padang pasir itu terdapat 80.000 Malaikat membaca Qul Huwallahu Ahad.&#8221; Selesai membaca mereka menyatakan :&#8221;Ya Tuhan, kami hibbahkan pahala bacaan kami ini kepada setiap orang yang membaca Surat Al-Ikhlas, baik dia laki-laki maupun wanita.&#8221; Para sahabat kagum tercengang mendengarnya. Lantas Rasulullah Saw bertanya :&#8221;Herankah kamu, sahabat-sahabatku ? Mereka menjawab : &#8221; Ya,benar kami heran.&#8221; Beliau melanjutkan :&#8221;Demi Allah yang diriku ditangan-Nya, &#8220;Qul Huwallahu Ahad&#8221; tertulis disayap Jibril. &#8220;Allahush Shomad&#8221; tertulis disayap Mikail. &#8220;Lam Yalid Walam Yulad&#8221; tertulis disayap Izrail. &#8220;Walam Yakun Lahu kufuan Ahad&#8221; tertulis disayap Israfil. Maka barangsiapa diantara ummatku membaca &#8220;Qul Huwallahu Ahad&#8221; niscaya dikurniai Allah ia pahala orang yang membaca Taurat, Injil, Zabur dan Al-Quran.&#8221; Kemudian beliau bertanya lagi:&#8221;Herankah kamu, mendengarnya?. Mereka menjawab:&#8221;Ya,benar kami heran.&#8221; Lantas beliau bersabda :&#8221;Demi Allah yang diriku ditangan-Nya, &#8220;Qul Huwallahu Ahad&#8221; tertulis di kening Abu Bakar Shiddiq. &#8220;Allahush Shomad&#8221; tertulis dikening Umar Al-Faruq. &#8220;Lam Yalid Walam Yulad&#8221; tertulis dikening Usman Zin-Nurain. Dan &#8220;Walam Yakun Lahu Kufuan Ahad &#8221; tertulis dikening Ali As-Sakhiy. Maka barangsiapa membaca Surat Al-Ikhlas niscaya dikurniai Allah ia pahala Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali.</li>
</ul>
<ul>
<li>Menurut Hadis Al-Baihaqi, dari Umamah Al-Bahili, bahwa Jibril telah mendatangi Nabi Saw bersama dengan 70.000 Malaikat di Tabuk  Jibril berkata :&#8221;Rasulullah, saksikan jenazah Muawiyah dari Tabuk bersama Jibril  dan sejumlah Malaikat lain. Kemudian Rasulullah Saw bersabda :&#8221; Jibril, apa sebabnya Mu&#8217;awiyah beroleh martabat seperti itu.? Jibril menjawab :&#8221;Dia memperoleh kehormatan itu, akibat membaca &#8220;Qul Huwallahu Ahad setiap hari, sedang berdiri, duduk, ruku&#8217; dan berjalan.&#8221; Demikianlah beberapa kelebihan membaca Qul Huwallahu Ahad.Maka silahkanlah mengamalkannya, dengan ketentuan setiap membacanya, harus dibaca Bismillah. Karena pernah terjadi seorang laki-laki di Mekkah bermimpi, melihat ratusan ekor burung merpati terbang diatas angkasa kota Mekkah, tetapi tak seekorpun berkepala. Keesokan harinya ditanyakannya kepada seorang ahli ta&#8217;bir mimpi. Syekh ahli ta&#8217;bir mimpi itu menyatakan : &#8220;Barangkali anda rajin membaca Qul Huwallahu Ahad, tetapi tidak membaca Bismillahirrahmanirrahim dipangkalnya.&#8221; Bismillahirrahmanirrahim itu hurufnya 19, persis sebanyak Malaikat Zabaniyah penunggu neraka. Barangsiapa rajin membaca Bismillahirrahmanirrahim pada setiap memulai pekerjaan yang dibenarkan agama, niscaya ia terhindar dari ancaman Malaikat Zabaniyah. <strong><em>(Dari Pengajian Al-Habib Ali Bin Abdurrahman Assegaf dan Beberapa Tambahan dari beberapa sumber) </em></strong>Bila ingin mendownload filenya Klik saja disini ;</li>
<li><a title="Keutamaan Surat Al-Ikhlas" href="http://www.ziddu.com/download/15835748/KEUTAMAANSURATAL-IKHLAS.doc.html" target="_blank">http://www.ziddu.com/download/15835748/KEUTAMAANSURATAL-IKHLAS.doc.html</a></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guncomp.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guncomp.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guncomp.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guncomp.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guncomp.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guncomp.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guncomp.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guncomp.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guncomp.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guncomp.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guncomp.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guncomp.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guncomp.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guncomp.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=57&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guncomp.wordpress.com/2011/07/27/keutamaan-surat-al-ikhlas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ba530e6e5b3dc6b6d2396527e40f68f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia Kedua Sayap Seekor Lalat</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com/2009/10/06/rahasia-kedua-sayap-seekor-lalat/</link>
		<comments>http://guncomp.wordpress.com/2009/10/06/rahasia-kedua-sayap-seekor-lalat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 04:48:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guncomp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kedua Sayap Seekor Lalat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guncomp.wordpress.com/2009/10/06/rahasia-kedua-sayap-seekor-lalat/</guid>
		<description><![CDATA[قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِي شَرَابِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْمِسْهُ ثُمَّ لِيَنْزِعْهُ فَإِنَّ فِي إِحْدَى جَنَاحَيْهِ دَاءً وَالْأُخْرَى شِفَاءً (صحيح البخاري) Sabda Rasulullah saw : “Jika jatuh seekor lalat pada minuman kalian maka benamkanlah, lalu keluarkan, sungguh disalah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sebelah sayap lainnya kesembuhan” (Shahih Bukhari)<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=48&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِي شَرَابِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْمِسْهُ ثُمَّ لِيَنْزِعْهُ فَإِنَّ فِي إِحْدَى جَنَاحَيْهِ دَاءً وَالْأُخْرَى شِفَاءً</p>
<p>(صحيح البخاري)</p>
<p>Sabda Rasulullah saw :<br />
“Jika jatuh seekor lalat pada minuman kalian maka benamkanlah, lalu keluarkan, sungguh disalah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sebelah sayap lainnya kesembuhan” (Shahih Bukhari)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guncomp.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guncomp.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guncomp.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guncomp.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guncomp.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guncomp.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guncomp.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guncomp.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guncomp.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guncomp.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guncomp.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guncomp.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guncomp.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guncomp.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=48&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guncomp.wordpress.com/2009/10/06/rahasia-kedua-sayap-seekor-lalat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ba530e6e5b3dc6b6d2396527e40f68f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penghulu Istighfar</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com/2009/10/06/penghulu-istighfar/</link>
		<comments>http://guncomp.wordpress.com/2009/10/06/penghulu-istighfar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 04:45:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guncomp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Do'a]]></category>
		<category><![CDATA[penghulu istighfar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guncomp.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[قال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ أَنْ تَقُولَ: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي، وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ، وَوَعْدِكَ، مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.) قَالَ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ النَّهَارِ مُوقِنًا [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=46&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="font-size:20px;text-align:right;"><strong> قال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ أَنْ تَقُولَ: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي، وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ، وَوَعْدِكَ، مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.) قَالَ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ </strong></p>
<p><strong>(صحيح البخاري)</strong></p>
<p>Sabda Rasulullah saw :<br />
Raja dari semua doa mohon pengampunan adalah kau ucapkan : “(Wahai Allah, Engkau Tuhanku, Tiada Tuhan selain Engkau, Engkau yg menciptaku, dan aku adalah Hamba Mu, dan Aku ada pada janji dan sumpah setiaku (syahadat), dan aku berbuat semampuku (menunaikan janji dan sumpahku itu), aku berlindung pada Mu dari keburukan yg kuperbuat, aku sadari kenikmatan Mu atasku, dan aku sadari pula perbuatan dosa dosaku pada Mu, maka ampunilah aku, karena tiada yg mengampuni dosa kecuali Engkau). Barangsiapa yg mengucapkannya di siang hari dg mendalami maknanya lalu ia wafat dihari itu maka ia masuk sorga, barangsiapa yg mengucapkannya dimalam hari dg mendalami maknanya dan ia wafat sebelum pagi maka ia masuk sorga” (Shahih Bukhari)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guncomp.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guncomp.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guncomp.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guncomp.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guncomp.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guncomp.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guncomp.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guncomp.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guncomp.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guncomp.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guncomp.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guncomp.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guncomp.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guncomp.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=46&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guncomp.wordpress.com/2009/10/06/penghulu-istighfar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ba530e6e5b3dc6b6d2396527e40f68f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maulid Tanda Kegembiraan Umat</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com/2009/10/02/maulid-tanda-kegembiraan-umat/</link>
		<comments>http://guncomp.wordpress.com/2009/10/02/maulid-tanda-kegembiraan-umat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 09:53:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guncomp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Maulid Tanda Kegembiraan Umat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guncomp.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Maulid Tanda Kegembiraan Umat<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=32&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dan ketika hampir tiba saatnya kelahiran insan tercinta ini, gema ucapan selamat datang yang hangat berkumandang di langit dan bumi. Hujan kemurahan Ilahi tercurah atas penghuni alam dengan lebatnya,</p>
<p>Lidah malaikat bergemuruh mengumumkan kabar gembira kuasa Alloh menyingkap tabir rahasia tersembunyi, membuat cahaya Nur-Nya terbit sempurna di alam nyata;</p>
<p>&#8221; CAHAYA MENGUNGGULI SEGENAP CAHAYA &#8220;</p>
<p><span id="more-32"></span>Ketetapan-Nya pun terlaksana atas orang pilihan yang ni&#8217;mat-Nya disempurnakan bagi mereka; yang menunggu detik-detik kelahirannya; sebagai penghibur pribadinya yang beruntung; dan ikut bergembira mereguk ni&#8217;mat berlimpah ini.</p>
<p>Maka hadirlah dengan taufik Alloh; As-Sayyidah Maryam dan As-sayyidah Asiah, bersama sejumlah bidadari surga yang beroleh kemuliaan agung yang di bagi-bagikan oleh Alloh atas mereka yang di kehendaki.</p>
<p>Dan tibalah saat yang telah di atur Alloh bagi kelahiran (maulud) ini. Maka menyingsinglah fajar keutamaan nan cerah terang benderang menjulang tinggi&#8230;&#8230;</p>
<p>.Dan lahirlah insan pemuji dan terpuji_tunduk khusyu&#8217; di hadapan Alloh,dengan segala penghormatan tulus dan sembah sujud.</p>
<p>demikianlah syair yang ditujukan atas peristiwa di detik-detik kelahiran Nabi Saw yang di gubah oleh Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi.</p>
<p>Imam Nawawy Al-Banteny Al-Jawy  didalam kitabnya yang berjudul “Madaarij” menyatakan : “ bahwa orang yang mementingkan aktif didalam peringatan maulid Nabi Muhammad S.a.w. itu adalah dari pada sebesar-besarnya ibadah dengan diisi pembacaan Al-Qur’an, bersedekah, dan menerangkan sejarah kelahiran Nabi S.a.w.</p>
<p>Sabda Nabi S.a.w. :</p>
<p><em>“Barang siapa yang membesarkan mauledku akan aku tolong baginya di hari kiamat dan barang siapa yang membelanjakan satu dirham buat peringatan mauledku  seolah-olah membelanjakan satu gunung emas untuk sabilillah”.</em></p>
<p>Sayyidina Abu Bakar A-Shiddiq R.a. berkata : <em>“Barang siapa yang membelanjakan uang satu dirham buat maulid Nabi maka aku sahabatnya di hari kiamat&#8221;.</em></p>
<p>Sayidina Umar Bin Khattab R.a. berkata : <em>“Barang siapa yang membesarkan mauled Nabi Muhammad S.a.w sesungguhnya orang itu menghidupkan agama Islam&#8221;.</em></p>
<p>Sayidina Ustman Bin Affan R.a. : <em>“Barang siapa yang membelanjakan uang satu dirham buat maulid Nabi S.a.w. maka sesungguhnya orang tersebut seperti hadir di perang Badar dan Hunain”.</em></p>
<p>Sayidina Ali bin Abi Tholib K.w.h. : <em>” barang siapa yang membesarkan mauled Nabi Muhammad S.a.w maka apabila mati masuk sorga”.</em></p>
<p>Imam Syafi’I r.h.m. : <em>“ siapa yang mengumpulkan saudaranya buat hadir di  tempat mauled Nabi S.a.w. lalu menyediakan makanan serta berbuat baik di dalamnya maka orang tersebut di hari kiamat akan di bangkitkan bersama para shidiqin, Syuhada dan Sholihin dan berada di surga An-Na’im. Namun apa penertian maulid itu ?&#8221;.</em></p>
<p>Maulid secara bahasa berarti adalah hari kelahiran adapun maulid yang biasa kita kenal adalah suatu perayaan/peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad S.a.w. yang di selenggarakan secara berjamaah dibacakan ayat-ayat Alqur&#8217;an  dan riwayat hidup kekasih Alloh Nabi Muhammad Saw serta sholawat dan pujian-pujian kepada beliau Saw, dengan maksud mengagungkan martabat Nabi Muhammad SAW dan memperlihatkan kegembiraan Kaum muslimin menyambut kelahiran beliau S.a.w.</p>
<p>Assayid Al-Hafizd Al-musnid Prof.Dr. Muhammad Bin Alwy Al-Maliky Al-Hasaniy mufti Mekkah mengutarakan tentang ja&#8217;iznya/bolehnya perayaan atau peringatan maulid Nabi SAW didalam kitabnya yang berjudul &#8220;Mafahim Yajibu An Tusahhah” , yang kita sebutkan beberapa diantaranya:</p>
<p>a)    peringatan maulid memantulkan kegembiraan kaum muslimin menyambut junjungan mereka, Nabi Muhammad SAW. bahkan orang kafir pun beroleh manfaat dari sikapnya yang menyambut gembira kelahiran beliau seperti Abu Lahab, misalnya. sebuah hadist didalam Shohih Bukhori menerangkankan, bahwa tiap hari senin Abu Lahab diringankan adzabnya, karena memerdekakan budak perempuannya, tsuwaibah, sebagai tanda kegembiraannya menyambut kelahiran putera saudaranya. &#8216;abdulloh bin abdulmutholib, yaitu Nabi Muhammad Saw, jadi jika orang kafir saja beroleh manfaat dari kegembiraannya menyambut kelahiran Nabi Muhammad Saw apalagi orang beriman.</p>
<p>b)    Rosululloh S.a.w. sendiri menghormati hari kelahiran beliau, dan bersyukur kepada Alloh S.W.T. atas karunia ni’mat-Nya yang besar itu. Beliau dilahirkan di alam wujud sebagai hamba Alloh yang paling mulia dan sebagai rahmat bagi seluruh wajud. Cara beliau menghormati hari kelahirannya ialah dengan berpuasa. Sebuah Hadist dari Abu Qotadah menuturkan, bahwa ketika Rosululloh S.a.w. ditanya oleh beberapa orang sahabat mengenai puasa beliau tiap hari senin, beliau menjawab: “pada hari itu aku dilahirkan dan pada hari itu juga Alloh menurunkan wahyu kepadaku” ( diriwayatkan oleh Muslim  didalam “Shahih”_nya ).</p>
<p>Puasa yang beliau lakukan itu merupakan cara beliau memperingati hari maulidnya sendiri. Memang tidak berupa perayaan, tetapi makna dan tujuannya adalah sama, yaitu peringatan. Peringatan dapat dilakukan dengan cara berpuasa, dengan memberi makan kepada fihak yang membutuhkan, dengan berkumpul untuk berzikir dan bersholawat, atau dengan menguraikan keagungan perilaku beliau sebagai manusia termulia.</p>
<p>C) pernyataan senang dan gembira menyambut kelahiran Nabi     Muhammad S.a.w. merupakan tuntunan Al_Qur’an. Alloh berfirman:</p>
<p><em>“ Katakanlah :  dengan karunia Alloh dan rahmat_Nya, hendaklah (dengan itu ) mereka bergembira “. </em>(S. Yunus:58)</p>
<p>Alloh S.W.T memerintahkan kita bergembira atas rahmat_Nya, dan Nabi Muhammad S.a.w. jelas merupakan rahmat terbesar bagi kita dan alam semesta :</p>
<p><em>“Dan kami tidak mengutusmu kecuali sebagai rahmat bagi alam semesta “</em> . (S. Al_Anbiya : 107).</p>
<p>D)    Memuliakan Rosululloh S.a.w. adalah ketentuan syari’at yang wajib dipenuhi. Memperingati ulang tahun kelahiran beliau dengan memperlihatkan kegembiraan, menyelenggarakan walimah, mengumpulkan jama’ah untuk berzikir mengingat beliau, menyantuni kaum fakir miskin dan amal-amal kebajikan lainnya adalah bagian dari cara kita menghormati dan memuliakan beliau. Itu semua menunjukan pula betapa betapa besar kegembiraan dan perasaan syukur kita kepada Alloh atas hidayat yang dilimpahkan kepada kita melalui seorang Nabi dan Rosul pilihan-Nya.</p>
<p>E)    Perayaan atau peringatan maulid Nabi dipandang baik oleh para ulama dan kaum muslimin di semua negri, dan diadakan oleh mereka. Menurut kai’dah hukum syara’ kegiatan demikian itu adalah Mathlub syar’an ( menjadi tuntutan syara’ ). Hadist mauquf dari Ibnu Mas’ud R.a. megaskan : “ apa yang di pandang baik oleh kaum muslimin, di sisi Alloh itu adalah baik, dan apa yang di pandang buruk oleh kaum muslimin, disisi Alloh itu adalah buruk “ (Hadist di keluarkan oleh Imam Ahmad).</p>
<p>BEBERAPA PANDANGAN PARA ULAMA MENGENAI MAULID.</p>
<p>•    Telah berkata Sulthanul-&#8217;Arifin Jalaluddin as-Sayuthi dalam kitabnya berjudul &#8220;al-Wasaail fi syarhisy Syamaail&#8221;:- &#8220;Tidak ada sebuah rumah atau masjid atau tempat yang dibacakan padanya Mawlidin Nabi s.a.w. melainkan akan dikitari/dikelilingi/diselubungi tempat itu oleh para malaikat akan ahli yang hadir di tempat tersebut serta dirantai mereka oleh Allah dengan rahmat. Para malaikat yang diselubungi/diliputi/dikalungi cahaya yaitu Jibril, Mikail, Israfil, Qarbail, &#8216;Aynail, ash-Shaafun, al-Haafun dan al-Karubiyyun, maka bahwasanya mereka berdoa bagi siapa-siapa  yang menjadi sebab untuk pembacaan Mawlidin Nabi s.a.w. &#8220;</p>
<p>Imam as-Sayuthi berkata: &#8220;Tidak ada seseorang Islam yang      diperbacakan dalam rumahnya akan Mawlidin Nabi s.a.w. melainkan diangkat Allah kemarau, wabah, kebakaran, malapetaka, bala bencana, kesengsaraan, permusuhan, hasad dengki, kejahatan &#8216;ain (sihir pandangan) dan kecurian daripada ahli rumah tersebut, maka apabila dia mati, Allah akan mempermudahkan atasnya menjawab soal  Munkar dan Nakir dan adalah dia ditempatkan pada kedudukan as-Shidq di sisi Allah Raja yang Maha Berkuasa.&#8221;</p>
<p>Mungkin ada yang bertanya kenapa ada orang baca mawlid tetapi masih menerima malapetaka dan bencana. Apa mau dikata, bahkan para Nabi pun mendapat musibah duniawi sebagai ujian daripada Allah s.w.t., karena semuanya berlaku atas kehendak Allah semata-mata. namun musibah duniawi adalah ringan dibanding musibah berbentuk maknawi. Keselamatan dari musibah maknawi ini yang diutamakan, biar rumah kita dicuri asalkan iman dan kesabaran serta tawakkal kita pada Allah tidak turut dicuri . Mungkin juga Allah belum menerima amalan kita, sehingga  tidak menjadi sebab mendapat rahmat Allah tersebut, oleh itu teruskan usaha dan tingkatkan amal. Yakin kepada kemurahan Allah yang tiada terbatas dan carilah syafaat daripada Junjungan s.a.w.</p>
<p>Lebih lanjut Imam jalaluddin As-suyuty menjelaskan dalam risalahnya yang berjudul &#8220;Husnul-Maqosid fi A&#8217;malil-Maulid : &#8220;orang pertama yang menyelenggarakan peringatan maulid Nabi SAW ialah Sultan Al-Mudzaffar, penguasa arbil (suatu tempat di Iraq sebelah timur / selatan kota mausil).peringatan tersebut dihadiri oleh para ulama terkemuka dan orang-orang sholeh dari kaum sufi. tiap tahun Al-Mudzaffar mengeluarkan biaya sebesar 300.000 dinar untuk peringatan maulid, dengan niat semata-mata untuk taqorrub kepada Alloh SWT Menurut kenyataan, tak seorang pun dari ulama dan orang-orang saleh yang hadir dalam peringatan itu mengingkari kebajikan dan fadilah peringatan maulid, bahkan semua merestui  dan memuji prakarsa Sultan Mudzaffar, atas permintaan Sultan Mudzaffar, Ibnu Dahyah menulis sebuah kitab khusus mengenai maulid Nabi SAW dengan judul: &#8220;At-Tanwir fi Maulid Al-Basyir An-Nazdir&#8221;. kitab itu ditulis pada tahun 604 H. dan ternyata diakui kebaikannya oleh para ulama pada masa itu.</p>
<p>•    Syaikh DhiyaUddin Ahmad bin Sa`id ad-Darini dalam kitabnya &#8221; Thaharatul Qulub wal Khudu&#8217; li Allamil Ghuyub &#8221; menulis antara lain:-</p>
<p>Mengingat atau memuji-muji Junjungan Nabi s.a.w. akan menambahkan keimanan, menerangi hati dan menyingkap rahasia kebijaksanaan Tuhan. Allah s.w.t. telah menetapkan cinta kepada Junjungan Nabi s.a.w. sebagai syarat untuk mencintai-Nya dan taat kepada-Nya sebagai ukuran kepatuhan kepada-Nya. Mengingat Junjungan Nabi s.a.w. juga berhubungan dengan mengingat Allah s.w.t. sebagaimana bai&#8217;ah kepada Junjungan Nabi s.a.w. juga berkait dengan bai&#8217;ah kepada-Nya.</p>
<p>•    Sayyidisy-Syaikh Abu Bakar Syatha ad-Dimyathi dalam kitabnya &#8220;I`anatuth-Tholibin&#8221; jilid 3 halaman  414 menyatakan antara lain:-</p>
<p>Telah berkata Imam al-Hasan al-Bashri qaddasaAllahu sirrah: &#8220;Aku berikan jika ada padaku seumpama gunung Uhud emas untuk kunafkahkan atas pembacaan mawlid ar-Rasul.&#8221;</p>
<p>Telah berkata Imam al-Junaidi al-Baghdadi rhm.: &#8220;barang siapa yang hadir mawlid ar-Rasul dan membesarkan derajat baginda, maka telah sempurna imannya.&#8221;</p>
<p>Telah berkata Syaikh Ma&#8217;ruuf al-Karkhi qds.: &#8220;barang siapa  yang menyediakan untuk pembacaan mawlid ar-Rasul akan makanan, menghimpunkan saudara-saudaranya, menyalakan lampu-lampu, berpakaian baru, berwangi-wangian, berhias-hias, demi membesarkan mawlid Junjungan s.a.w., niscaya dia akan dihimpunkan oleh Allah ta`ala pada hari kiamat bersama-sama kumpulan pertama daripada para nabi dan jadilah dia berada pada derajat yang tinggi di syurga. Dan barang siapa yang telah membaca mawlid ar-Rasul s.a.w. di atas dirham-dirham perak atau emas, dan mencampurkannya bersama dirham-dirham lain, maka akan turun keberkahan dan tidaklah akan miskin pemiliknya serta tidak akan kosong tangannya dengan berkah mawlid ar-Rasul s.a.w.&#8221; Seterusnya Sidi Syatha dalam &#8220;I`anatuth-Tholibin&#8221; menyambung:-</p>
<p>Dan telah berkata al-Imam al-Yafi`i al-Yamani (sesetengah kitab tersilap cetak di mana huruf &#8220;ya&#8221; berubah kepada &#8220;syin&#8221; menyebabkan perkataan ini dinisbahkan kepada Imam asy-Syafi`i):- &#8220;barang siapa yang menghimpunkan untuk Mawlidin Nabi s.a.w. saudara-saudaranya, menyediakan makanan dan tempat serta berbuat ihsan sehingga menjadi sebab untuk pembacaan Mawlidir Rasul s.a.w., dia akan dibangkitkan Allah pada hari kiamat berserta dengan para shiddiqin, syuhada` dan sholihin serta dimasukkan dia ke dalam syurga-syurga yang penuh keni&#8217;matan.&#8221;</p>
<p>•    Imam Ibnu Hajar al-Haitami dalam kitabnya &#8220;al-Mawlid asy-Syarif al-Mu`adzdzham&#8221;, Syaikh Ibnu Zahira al-Hanafi dalam &#8220;al-Jami&#8217; al-Lathif fi Fasl Makkah wa ahliha&#8221;, ad-Diyabakri dalam &#8220;Tarikh al-Khamis&#8221; dan Syaikh an-Nahrawali dalam &#8220;al-I&#8217;lam bi a&#8217;lami Bait Allah al-haram&#8221;, menulis senario sambutan Mawlid Nabi s.a.w. di Makkah seperti berikut:-</p>
<p>Setiap tahun tanggal 12 Rabi`ul Awwal, selepas sembahyang Maghrib, keempat-empat qadhi Makkah (yang mewakili mazhab yang empat) bersama-sama orang banyak termasuk segala fuqaha, fudhala` (orang kenamaan) Makkah, syaikh-syaikh, guru-guru zawiyah dan murid-murid mereka, ru`asa&#8217; (penguasa-penguasa), muta`ammamin (ulama-ulama) keluar meninggalkan Masjidil Haram untuk pergi bersama-sama menziarahi tempat Junjungan Nabi s.a.w. dilahirkan. Mereka berarak dengan maelantunkan zikir dan tahlil. Rumah-rumah di Makkah diterangi cahaya pelita dan lilin. Orang yang turut serta amat banyak dengan berpakaian indah serta membawa anak-anak mereka. Setiba di tempat kelahiran tersebut, ceramah yang berkaitan  Mawlidin Nabi disampaikan, serta kebesaran, kemuliaan dan mu&#8217;jizat Junjungan diceritakan. Setelah itu, doa untuk Sultan, Amir Makkah dan Qadhi Syafi`i dibacakan dengan penuh khusyu&#8217; dan khudu`. Setelah hampir waktu Isya`, barulah mereka berarak semula pulang ke Masjidil Haram untuk menunaikan sholat Isya`.</p>
<p>•    Imamul Mujtahiddin Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan : “kemulian hari mauled Nabi Muhammad S.a.w. dan diperingatinya secara berkala (berlanjut) sebagaimana yang di lakukan kaum muslimin tentu mendatangkan pahala besar, mengingat maksud dan tujuannya yang sangat baik, yaitu menghormati dan memuliakan kebesaran Nabi dan Rosul pembawa hidayat bagi semua ummat manusia”.</p>
<p>Ringkasannya peringatan maulid Nabi adalah kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat, karena itu kesempatan itu wajib digunakan untuk tujuan-tujuan yang baik. Lalu penyelenggaraan peringatan maulid tidak harus tepat pada tanggal 12 Rabi”ul awal dan tidak harus tepat pada hari senin, meskipun tanggal dan hari itu lebih afdhol. peringatan maulid dapat di lakukan kapan saja mengingat syari’at islam sama sekali tidak melarang bahkan menganjurkan serta memandangnya sebagai kebajikan yang perlu dilestarikan pengamalannya, karena besarnya manfaat yang dapat diambil dari kegiatan tersebut, baik bagi kepentingan agama islam maupun bagi kepentingan kaum muslimin.</p>
<p>Wallohu A’lam Bi As-Shoab.</p>
<p>Sumber : “Al-Bayan Asyaafii Fi Mafahim Al-Khilaafii “ As-Sayyid  Muhammad bin Husein Al-Hamid Al-Husaini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guncomp.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guncomp.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guncomp.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guncomp.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guncomp.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guncomp.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guncomp.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guncomp.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guncomp.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guncomp.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guncomp.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guncomp.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guncomp.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guncomp.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=32&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guncomp.wordpress.com/2009/10/02/maulid-tanda-kegembiraan-umat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ba530e6e5b3dc6b6d2396527e40f68f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Berzikir</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/keutamaan-berzikir/</link>
		<comments>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/keutamaan-berzikir/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 02:22:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guncomp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Do'a]]></category>
		<category><![CDATA[Keutamaan Berzikir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guncomp.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Allah Ta’ala berfirman: “Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (dengan memberikan rahmat dan peng-ampunan). Dan bersyukurlah kepada-Ku, serta jangan ingkar (pada nikmat-Ku)”. (Al-Baqarah, 2:152). “Hai, orang-orang yang beriman, ber-dzikirlah yang banyak kepada Allah (dengan menyebut namaNya)”. (Al-Ahzaab, 33:42). “Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah me-nyediakan untuk mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=30&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Allah <em>Ta’ala</em> berfirman:</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:12pt;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span> </span></span></em><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (dengan memberikan rahmat dan peng-ampunan). Dan bersyukurlah kepada-Ku, serta jangan ingkar (pada nikmat-Ku)”.</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> (Al-Baqarah, 2:152).</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="line-height:12pt;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span> </span>“Hai, orang-orang yang beriman, ber-dzikirlah yang banyak kepada Allah (dengan menyebut namaNya)”.</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> (Al-Ahzaab, 33:42).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><em><span style="font-family:Arial;"><span> </span>“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah me-nyediakan untuk mereka pengampunan dan pahala yang agung”.</span></em><span style="font-family:Arial;"> (Al-Ahzaab, 33:35).</span><span id="more-30"></span></p>
<p class="MsoBodyText"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Helvetica;"><span> </span>“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut (pada siksaanNya), serta tidak mengeraskan suara, di pagi dan sore hari. Dan janganlah kamu terma-suk orang-orang yang lalai”.</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Helvetica;"> (Al-A’raaf, 7:205).</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:3pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Helvetica;"> </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin-bottom:3pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Helvetica;">Rasul <span> </span>bersabda:</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:13pt;">((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ</span></strong><strong><span style="font-size:13pt;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:3pt;text-align:justify;line-height:12pt;"><em><span style="font-family:Helvetica;">Perumpamaan orang yang ingat akan Rabbnya dengan orang yang tidak ingat Rabbnya laksana orang <span style="letter-spacing:-0.2pt;">yang hidup dengan orang yang mati.</span></span></em><a name="_ftnref1" href="#_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><em><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;">[1]</span></strong></span><!--[endif]--></span></span></em></span></a></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:95%;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:95%;"><span> </span>((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;line-height:95%;">أَلاَ أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ، وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيْكِكُمْ، وَأَرْفَعِهَا فِيْ دَرَجَاتِكُمْ، وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ، وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوْا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوْا أَعْنَاقَكُمْ</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:95%;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;line-height:95%;">؟ قَالُوْا بَلَى. قَالَ: </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:95%;">((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;line-height:95%;">ذِكْرُ اللهِ تَعَالَى</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:95%;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;line-height:95%;">.</span></strong></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><em><span style="font-family:Arial;">“Maukah kamu, aku tunjukkan perbu-atanmu yang terbaik, paling suci di sisi Rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infaq emas atau perak, dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu, lantas kamu memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu?” </span></em><em><span style="font-family:Arial;">Para</span></em><em><span style="font-family:Arial;"> sahabat yang hadir berkata: “Mau (wa-hai Rasulullah)!” <span style="letter-spacing:-0.2pt;">Beliau bersabda: “Dzi-kir kepada Allah</span> Yang Maha Tinggi”</span></em><span style="font-family:Arial;">.</span><a name="_ftnref2" href="#_ftn2"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;">[2]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><span style="font-family:Arial;">Rasul bersabda:</span></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:16pt;">يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى: </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;">((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِيْ بِيْ، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِيْ، فَإِنْ ذَكَرَنِيْ فِيْ نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِيْ نَفْسِيْ، وَإِنْ ذَكَرَنِيْ فِيْ مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِيْ مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا، وَإِنْ أَتَانِيْ يَمْشِيْ أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">.</span></strong></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><span style="font-family:Arial;">Allah Ta’ala berfirman: <em>Aku sesuai de-ngan persangkaan hambaKu kepadaKu, Aku bersamanya (dengan ilmu dan rah-mat) bila dia ingat Aku. Jika dia meng-ingatKu dalam dirinya, Aku mengingat-nya dalam diriKu. Jika dia menyebut namaKu dalam suatu perkumpulan, Aku menyebutnya dalam perkumpulan yang lebih baik dari mereka. Bila dia mende-kat kepadaKu sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika dia mendekat kepadaKu sehasta, Aku mendekat ke-padanya sedepa. Jika dia datang kepa-daKu dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat”</em>.</span><a name="_ftnref3" href="#_ftn3"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;">[3]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="margin-top:6pt;text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:16pt;">وَعَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ بُسْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلاً قَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنَّ شَرَائِعَ اْلإِسْلاَمِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيَّ</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;"> فَأَخْبِرْنِيْ بِشَيْءٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ. قَالَ: </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;">((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">.</span></strong></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><span style="font-family:Arial;">Dari Abdullah bin Busr, dia berka-ta: Bahwa ada seorang lelaki berkata: “Wahai, Rasulullah! Sesungguhnya sya-ri’at Islam telah banyak bagiku, oleh karena itu, beritahulah aku sesuatu buat pegangan”. Beliau bersabda: <em>“Tidak hentinya lidahmu basah karena dzikir kepada Allah (lidahmu selalu meng-ucapkannya).”</em></span><a name="_ftnref4" href="#_ftn4"><span class="MsoFootnoteReference"><em><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;">[4]</span></strong></span><!--[endif]--></span></span></em></span></a></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><span style="font-family:Arial;">Rasul </span><span style="font-size:20pt;">T</span><span style="font-family:Arial;"> bersabda:</span></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:12pt;">((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لاَ أَقُوْلُ: {الـم} حَرْفٌ؛ وَلَـكِنْ: أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلاَمٌ حَرْفٌ، وَمِيْمٌ حَرْفٌ</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">.</span></strong></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><em><span style="font-family:Arial;">“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, akan mendapatkan satu kebaikan. Sedang satu kebaikan akan dilipatkan sepuluh semisalnya. Aku tidak berkata: Alif laam miim, satu huruf. Akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.”</span></em><a name="_ftnref5" href="#_ftn5"><span class="MsoFootnoteReference"><em><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;">[5]</span></strong></span><!--[endif]--></span></span></em></span></a></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:95%;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:16pt;line-height:95%;">وَعَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: خَرَجَ رَسُوْلُ اللهِ <span> </span>وَنَحْنُ فِي الصُّفَّةِ فَقَالَ: </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:95%;">((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;line-height:95%;">أَيُّكُمْ يُحِبُّ أَنْ يَغْدُوَ كُلَّ يَوْمٍ إِلَى بُطْحَانَ أَوْ إِلَى الْعَقِيْقِ فَيَأْتِيْ مِنْهُ بِنَاقَتَيْنِ كَوْمَاوَيْنِ فِيْ غَيْرِ اِثْمٍ وَلاَ قَطِيْعَةِ رَحِمٍ؟</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:95%;"> ))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;line-height:95%;"><span> </span>فَقُلْنَا: يَا رَسُوْلَ اللهِ نُحِبُّ ذَلِكَ. قَالَ: </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:95%;">((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;line-height:95%;">أَفَلاَ يَغْدُوْ أَحَدُكُمْ إِلَى الْمَسْجِدِ فَيَعْلَمَ، أَوْ يَقْرَأَ آيَتَيْنِ مِنْ كِتَابِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ خَيْرٌ لَهُ مِنْ نَاقَتَيْنِ، وَثَلاَثٌ خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلاَثٍ، وَأَرْبَعٌ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَرْبَعٍ، وَمِنْ أَعْدَادِهِنَّ مِنَ اْلإِبِلِ</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:95%;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;line-height:95%;">.</span></strong></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><span style="font-family:Arial;">Dari Uqbah bin Amir , dia berkata: “Rasulullah </span><span style="font-size:20pt;">T</span><span style="font-family:Arial;"> keluar, sedang kami di serambi masjid (Madinah). Lalu beliau bersabda: <em>“Siapakah di antara kamu yang senang berangkat pagi pada tiap hari ke Buthhan atau Al-Aqiq, lalu kem-bali dengan membawa dua unta yang besar punuknya, tanpa mengerjakan dosa atau memutus sanak?”</em> Kami (yang hadir) berkata: “Ya kami senang, wahai Rasulullah!” Lalu beliau bersab-da: <em>“Apakah seseorang di antara kamu tidak berangkat pagi ke masjid, lalu me-mahami atau membaca dua ayat Al-Qur’an, hal itu lebih baik baginya dari-pada dua unta. </em></span><em><span style="font-family:Arial;">Dan (bila memahami atau membaca) tiga (ayat) akan lebih baik daripada memperoleh tiga (unta). Dan (bila memahami atau mengajar) empat ayat akan lebih baik baginya daripada memperoleh empat (unta), dan demikian dari seluruh bilangan unta.”</span></em><a name="_ftnref6" href="#_ftn6"><span class="MsoFootnoteReference"><em><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;">[6]</span></strong></span><!--[endif]--></span></span></em></span></a></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:12pt;"><span style="font-family:Arial;">Rasulullah </span><span style="font-size:20pt;">T</span><span style="font-family:Arial;"> bersabda:</span></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="margin-top:6pt;text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:12pt;">((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">مَنْ قَعَدَ مَقْعَدًا لَمْ يَذْكُرِ اللهَ فِيْهِ كَانَتْ عَلَيْهِ مِنَ اللهِ تِرَةٌ، وَمَنِ اضْطَجَعَ مَضْجَعًا لَمْ يَذْكُرِ اللهَ فِيْهِ كَانَتْ عَلَيْهِ مِنَ اللهِ تِرَةٌ</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">.</span></strong></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><em><span style="font-family:Arial;">“Barangsiapa yang duduk di suatu tem-pat, lalu tidak berdzikir kepada Allah di dalamnya, pastilah dia mendapatkan hukuman dari Allah dan barangsiapa yang berbaring dalam suatu tempat lalu tidak berdzikir kepada Allah, pastilah mendapatkan hukuman dari Allah.”</span></em><a name="_ftnref7" href="#_ftn7"><span class="MsoFootnoteReference"><em><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;">[7]</span></strong></span><!--[endif]--></span></span></em></span></a></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:12pt;">((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">مَا جَلَسَ قَوْمٌ مَجْلِسًا لَمْ يَذْكُرُوا اللهَ فِيْهِ، وَلَمْ يُصَلُّوْا عَلَى نَبِيِّهِمْ إِلاَّ كَانَ عَلَيْهِمْ تِرَةٌ، فَإِنْ شَاءَ عَذَّبَهُمْ وَإِنْ شَاءَ غَفَرَ لَهُمْ</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">.</span></strong></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><em><span style="font-family:Arial;">“Apabila suatu kaum duduk di majelis, lantas tidak berdzikir kepada Allah dan tidak membaca shalawat kepada Nabi-nya, pastilah ia menjadi kekurangan dan penyesalan mereka, maka jika Allah <span style="letter-spacing:-0.2pt;">menghendaki bisa menyiksa mereka dan</span> jika menghendaki mengampuni mere-ka.”</span></em><a name="_ftnref8" href="#_ftn8"><span class="MsoFootnoteReference"><em><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;">[8]</span></strong></span><!--[endif]--></span></span></em></span></a></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:12pt;">((</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">مَا مِنْ قَوْمٍ يَقُوْمُوْنَ مِنْ مَجْلِسٍ لاَ يَذْكُرُوْنَ اللهَ فِيْهِ إِلاَّ قَامُوْا عَنْ مِثْلِ جِيْفَةِ حِمَارٍ وَكَانَ لَهُمْ حَسْرَةً</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">.</span></strong></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;"><em><span style="font-family:Arial;">“Setiap kaum yang berdiri dari suatu majelis, yang mereka tidak berdzikir ke-pada Allah di dalamnya, maka mereka laksana berdiri dari bangkai keledai dan hal itu menjadi penyesalan mereka (di hari Kiamat).”</span></em><a name="_ftnref9" href="#_ftn9"><span class="MsoFootnoteReference"><em><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Helvetica;">[9]</span></strong></span><!--[endif]--></span></span></em></span></a><em></em></p>
<div><!--[if !supportFootnotes]--></p>
<hr size="1" /><!--[endif]--></p>
<div id="ftn1">
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:8pt;"><a name="_ftn1" href="#_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;">[1]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">HR. Al-Bukhari dalam <em>Fathul Bari</em> 11/208. Imam Muslim meriwayatkan dengan lafazh sebagai berikut: </span></p>
<p class="MsoEndnoteText" style="text-align:justify;line-height:12pt;direction:rtl;unicode-bidi:embed;margin:3pt 0;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:8pt;">((</span></strong><strong><span>مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِيْ يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ وَالْبَيْتِ الَّذِيْ لاَ يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ</span></strong><strong><span style="font-size:8pt;">))</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;">.</span></strong></p>
<p class="MsoFootnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:8pt;"><em><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">“Perumpamaan rumah yang digunakan untuk dzikir kepada Allah dengan rumah yang tidak digunakan untuk dzikir, laksana orang hidup dengan yang mati”.</span></em><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;"> (<em>Shahih Muslim</em> 1/539).</span></p>
</div>
<div id="ftn2">
<p class="MsoFootnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:8pt;"><a name="_ftn2" href="#_ftnref2"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;">[2]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">HR. At-Tirmidzi 5/459, Ibnu Majah 2/1245. Lihat pula <em>Shahih Tirmidzi</em> 3/139 dan <em>Shahih Ibnu Majah</em> 2/316.</span></p>
</div>
<div id="ftn3">
<p class="MsoFootnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:8pt;"><a name="_ftn3" href="#_ftnref3"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;">[3]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">HR. Al-Bukhari 8/171 dan Muslim 4/2061. Lafazh hadits ini riwayat Al-Bukhari.</span></p>
</div>
<div id="ftn4">
<p class="MsoFootnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:8pt;"><a name="_ftn4" href="#_ftnref4"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;">[4]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">HR. At-Tirmidzi 5/458, Ibnu Majah 2/1246, lihat pula dalam <em>Shahih At-Tirmidzi</em> 3/139 dan <em>Shahih Ibnu Majah </em>2/317.</span></p>
</div>
<div id="ftn5">
<p class="MsoFootnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:8pt;"><a name="_ftn5" href="#_ftnref5"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;">[5]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">HR. At-Tirmidzi 5/175. Lihat pula <em>Shahih At-Tirmidzi</em> 3/9 dan <em>Shahih Jaami’ush Shaghiir</em> 5/340.</span></p>
</div>
<div id="ftn6">
<p class="MsoFootnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:8pt;"><a name="_ftn6" href="#_ftnref6"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;">[6]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">HR. Muslim 1/553.</span></p>
</div>
<div id="ftn7">
<p class="MsoFootnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:8pt;"><a name="_ftn7" href="#_ftnref7"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;">[7]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">HR. Abu Dawud 4/264; <em>Shahihul Jaami’ </em>5/342.</span></p>
</div>
<div id="ftn8">
<p class="MsoFootnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:8pt;"><a name="_ftn8" href="#_ftnref8"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;">[8]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;"> </span><em><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">Shahih At-Tirmidzi </span></em><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">3/140.</span></p>
</div>
<div id="ftn9">
<p class="MsoFootnoteText" style="text-align:justify;text-indent:14.2pt;line-height:8pt;"><a name="_ftn9" href="#_ftnref9"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:7pt;vertical-align:baseline;font-family:Arial;">[9]</span></span><!--[endif]--></span></span></span></a><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:7pt;font-family:Arial;">HR. Abu Dawud 4/264, Ahmad 2/389 dan <em>Shahihul Jami’ </em>5/176.</span></p>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/guncomp.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/guncomp.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guncomp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guncomp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guncomp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guncomp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guncomp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guncomp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guncomp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guncomp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guncomp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guncomp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guncomp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guncomp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guncomp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guncomp.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=30&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/keutamaan-berzikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ba530e6e5b3dc6b6d2396527e40f68f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Sabar Dan Mengeluh</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/antara-sabar-dan-mengeluh/</link>
		<comments>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/antara-sabar-dan-mengeluh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 02:21:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guncomp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Antara Sabar & Mengeluh]]></category>
		<category><![CDATA[antara sabar dan mengeluh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guncomp.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya. &#8220;Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,tidak lain kerana itu pasti kerana tidak pernah risau dan bersedih hati.&#8221; Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=28&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.<br />
&#8220;Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,tidak lain kerana itu pasti kerana tidak pernah risau dan bersedih hati.&#8221;<br />
Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, &#8220;Apakah katamu hai saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati kerana risau, dan seorang pun yang menyekutuinya aku dalam hal ini.&#8221; <span id="more-28"></span></p>
<p>Abu Hassan bertanya, &#8220;Bagaimana hal yang merisaukanmu ?&#8221;<br />
Wanita itu menjawab, &#8220;Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing korban, dan pada aku mempunyai dua orang anak yang sudah boleh bermain dan yang satu masih menyusu, dan ketika aku bangun untuk membuat makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, &#8220;Hai adikku, sukakah aku tunjukkan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing ?&#8221;<br />
Jawab adiknya, &#8220;Baiklah kalau begitu ?&#8221;<br />
Lalu disuruh adiknya baring dan disembelihkannya leher adiknya itu. Kemudian dia merasa ketakutan setelah melihat darah memancut keluar dan lari ke bukit yang mana di sana ia dimakan oleh serigala, lalu ayahnya pergi mencari anaknya itu sehingga mati kehausan dan ketika aku letakkan bayiku untuk keluar mencari suamiku, tiba-tiba bayiku merangkak menuju ke periuk yang berisi air panas, ditariknya periuk tersebut dan tumpahlah air panas terkena ke badannya habis melecur kulit badannya. Berita ini terdengar kepada anakku yang telah berkahwin dan tinggal di daerah lain, maka ia jatuh pengsan hingga sampai menuju ajalnya. Dan kini aku tinggal sebatang kara di antara mereka semua.&#8221;</p>
<p>Lalu Abul Hassan bertanya, &#8220;Bagaimanakah kesabaranmu menghadapi semua musibah yang sangat hebat itu ?&#8221;<br />
Wanita itu menjawab, &#8220;Tiada seorang pun yang dapat membedakan antara sabar dengan mengeluh melainkan ia menemukan di antara keduanya ada jalan yang berbeda. Adapun sabar dengan memperbaiki yang lahir, maka hal itu baik dan terpuji akibatnya. Dan adapun mengeluh, maka orangnya tidak mendapat ganti yakni sia-sia belaka.&#8221;<br />
Demikianlah cerita di atas, satu cerita yang dapat dijadikan tauladan di mana kesabaran sangat digalakkan oleh agama dan harus dimiliki oleh setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah dalam setiap terkena musibah dan dugaan dari Allah. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda dalam firman Allah dalam sebuah hadith Qudsi,:<br />
&#8221; Tidak ada balasan bagi hamba-Ku yang Mukmin, jika Aku ambil keksaihnya dari ahli dunia kemudian ia sabar, melainkan syurga baginya.&#8221;</p>
<p>Begitu juga mengeluh. Perbuatan ini sangat dikutuk oleh agama dan hukumnya haram. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda,:<br />
&#8221; Tiga macam daripada tanda kekafiran terhadap Allah, merobek baju, mengeluh dan menghina nasab orang.&#8221;<br />
Dan sabdanya pula, &#8221; Mengeluh itu termasuk kebiasaan Jahiliyyah, dan orang yang mengeluh, jika ia mati sebelum taubat, maka Allah akan memotongnya bagi pakaian dari wap api neraka.&#8221; (Riwayat oleh Imam Majah)<br />
Semoga kita dijadikan sebagai hamba Tuhan yang sabar dalam menghadapi segala musibah.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/guncomp.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/guncomp.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guncomp.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guncomp.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guncomp.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guncomp.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guncomp.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guncomp.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guncomp.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guncomp.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guncomp.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guncomp.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guncomp.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guncomp.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guncomp.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guncomp.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=28&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/antara-sabar-dan-mengeluh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ba530e6e5b3dc6b6d2396527e40f68f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Menyiksa Diri</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/jangan-menyiksa-diri/</link>
		<comments>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/jangan-menyiksa-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 02:21:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guncomp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan Menyiksa Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guncomp.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Allah S.W.T menciptakan dunia seisinya untuk kemudahan manusia itu sendiri, oleh itu hendaklah manusia memanfaatkannya. Sahabat Anas menceritakan bahwa satu hari Rasulullah S.A.W melihat seorang yang dipapah oleh kedua orang anaknya menunaikan haji dengan berjalan kaki. Apabila melihat keadan itu maka baginda betanya, &#8220;Mengapa dengan orang ini?&#8221; Dua anak itu berkata, &#8220;Dia bernazar hendak menunaikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=27&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Allah S.W.T menciptakan dunia seisinya untuk kemudahan manusia itu sendiri, oleh itu hendaklah manusia memanfaatkannya.<br />
Sahabat Anas menceritakan bahwa satu hari Rasulullah S.A.W melihat seorang yang dipapah oleh kedua orang anaknya menunaikan haji dengan berjalan kaki.<br />
Apabila melihat keadan itu maka baginda betanya, &#8220;Mengapa dengan orang ini?&#8221;<br />
Dua anak itu berkata, &#8220;Dia bernazar hendak menunaikan hai dengan berjalan kaki.&#8221;<br />
Rasulullah berkata, &#8220;Sesungguhnya Allah S.W.T tidak memerlukan orang yang menyiksakan dirinya.&#8221; <span id="more-27"></span></p>
<p>Ketika itu juga Rasulullah memerintahkan kepada orang itu agar naik kenderaan untuk menunaikan haji.<br />
Dalam satu peristiwa lain, seseorang menziarahi tuan gurunya yang sudah lama berpisah, dia berjalan kaki beberapa batu ke rumah gurunya dengan maksud untuk mendapat pahala yang lebih. Setiba di rumah gurunya itu, tuan guru itu bertanya, &#8220;Kamu datang dengan apa?&#8221;<br />
Anak murid itu berkata, &#8220;Saya berjalan kaki.&#8221;<br />
Apabila tuan guru itu mendengar jawapan anak muridnya itu dia berkata :</p>
<p>&#8220;Dia telah menciptakan kuda, baghal dan keldai agar kamu mengenderainya.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/guncomp.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/guncomp.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guncomp.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guncomp.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guncomp.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guncomp.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guncomp.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guncomp.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guncomp.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guncomp.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guncomp.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guncomp.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guncomp.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guncomp.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guncomp.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guncomp.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=27&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/jangan-menyiksa-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ba530e6e5b3dc6b6d2396527e40f68f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nama-nama Surga Dan Neraka</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/nama-nama-surga-dan-neraka/</link>
		<comments>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/nama-nama-surga-dan-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 02:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guncomp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Nama-nama Surga Dan Neraka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guncomp.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Tingkatan dan nama-nama syurga ialah :- 1. Firdaus 2. Syurga &#8216;Adn 3. Syurga Na&#8217;iim 4. Syurga Na&#8217;wa 5. Syurga Darussalaam 6. Daarul Muaqaamah 7. Al-Muqqamul Amin 8. Syurga Khuldi Sedangkan tingkatan dan nama-nama neraka adalah :- 1. Neraka Jahannam 2. Neraka Jahiim 3. Neraka Hawiyah 4. Neraka Wail 5. Neraka Sa&#8217;iir 6. Neraka Ladhaa 7. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=26&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tingkatan dan nama-nama syurga ialah :-</p>
<p>1.    Firdaus</p>
<p>2.    Syurga &#8216;Adn</p>
<p>3.    Syurga Na&#8217;iim</p>
<p>4.    Syurga Na&#8217;wa <span id="more-26"></span></p>
<p>5.    Syurga Darussalaam</p>
<p>6.    Daarul Muaqaamah</p>
<p>7.    Al-Muqqamul Amin</p>
<p>8.    Syurga Khuldi</p>
<p>Sedangkan tingkatan dan nama-nama neraka adalah :-</p>
<p>1.    Neraka Jahannam</p>
<p>2.    Neraka Jahiim</p>
<p>3.    Neraka Hawiyah</p>
<p>4.    Neraka Wail</p>
<p>5.    Neraka Sa&#8217;iir</p>
<p>6.    Neraka Ladhaa</p>
<p>7.    Neraka Saqar</p>
<p>8.    Neraka Hutomah</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/guncomp.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/guncomp.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guncomp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guncomp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guncomp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guncomp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guncomp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guncomp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guncomp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guncomp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guncomp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guncomp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guncomp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guncomp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guncomp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guncomp.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=26&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/nama-nama-surga-dan-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ba530e6e5b3dc6b6d2396527e40f68f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gunung Menangis Takut Tergolong Batu Api Neraka</title>
		<link>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/gunung-menangis-takut-tergolong-batu-api-neraka/</link>
		<comments>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/gunung-menangis-takut-tergolong-batu-api-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 02:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guncomp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Menangis Takut Tergolong Batu Api Neraka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guncomp.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu hari Uqa&#8217;il bin Abi Thalib telah pergi bersama-sama dengan Nabi Muhammad S.A.W. Pada waktu itu Uqa&#8217;il telah melihat berita ajaib yang menjadikan tetapi hatinya tetap bertambah kuat di dalam Islam dengan sebab tiga perkara tersebut. Peristiwa pertama adalah, bahwa Rasulullah S.A.W akan mendatangi hajat yakni mebuang air besar dan di hadapannya terdapat beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=25&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu hari Uqa&#8217;il bin Abi Thalib telah pergi bersama-sama dengan Nabi Muhammad S.A.W. Pada waktu itu Uqa&#8217;il telah melihat berita ajaib yang menjadikan tetapi hatinya tetap bertambah kuat di dalam Islam dengan sebab tiga perkara tersebut. Peristiwa pertama adalah, bahwa Rasulullah S.A.W akan mendatangi hajat yakni mebuang air besar dan di hadapannya terdapat beberapa batang pohon. Maka baginda S.A.W berkata kepada Uqa&#8217;il, &#8220;Hai Uqa&#8217;il teruslah engkau berjalan sampai ke pohon itu, dan katalah kepadanya, bahwa sesungguhnya Rasulullah berkata; Agar kamu semua datang kepadanya untuk menjadi aling-aling atau penutup baginya, kerana sesungguhnya baginda akan mengambil air wuduk dan buang air besar.&#8221; <span id="more-25"></span></p>
<p>Uqa&#8217;il pun keluar dan pergi mendapatkan pohon-pohon itu dan sebelum dia menyelesaikan tugas itu ternyata pohon-pohon suda tumbang dari akarnya serta sudah mengelilingi di sekitar baginda S.A.W selesai dari hajatnya. Maka Uqa&#8217;il kembali ke tempat pohon-pohon itu.<br />
Peristiwa kedua adalah, bahwa Uqa&#8217;il berasa haus dan setelah mencari air ke mana pun jua namun tidak ditemui. Maka baginda S.A.W berkata kepada Uqa&#8217;il bin Abi Thalib, &#8220;Hai Uqa&#8217;il, dakilah gunung itu, dan sampaikanlah salamku kepadanya serta katakan, &#8220;Jika padamu ada air, berilah aku minum!&#8221;</p>
<p>Uqa&#8217;il lalu pergilah mendaki gunung itu dan berkata kepadanya sebagaimana yang telah disabdakan baginda itu. Maka sebelum ia selesai berkata, gunung itu berkata dengan fasihnya, &#8220;Katakanlah kepada Rasulullah, bahwa aku sejak Allah S.W.T menurunkan ayat yang bermaksud : (&#8220;Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu beserta keluargamu dari (seksa) api neraka yang umpannya dari manusia dan batu).&#8221; &#8220;Aku menangis dari sebab takut kalau aku menjadi batu itu maka tidak ada lagi air padaku.&#8221;</p>
<p>Peristiwa yang ketiga ialah, bahwa ketika Uqa&#8217;il sedang berjalan dengan Nabi, tiba-tiba ada seekor unta yang meloncat dan lari ke hadapan rasulullah, maka unta itu lalu berkata, &#8220;Ya Rasulullah, aku minta perlindungan darimu.&#8221; Unta masih belum selesai mengadukan halnya, tiba-tiba datanglah dari belakang seorang Arab kampung dengan membawa pedang terhunus.Melihat orang Arab kampung dengan membawa pedang terhunus.<br />
Melihat orang Arab kampung itu, Nabi Muhammad S.A.W berkata, &#8220;Hendakl mengapakah kamu terhadap unta itu ?&#8221;</p>
<p>Jawab orang kampungan itu, &#8220;Wahai Rasulullah, aku telah membelinya dengan harta yang mahal, tetapi dia tidak mahu taat atau tidak mau jinak, maka akan kupotong saja dan akan kumanfaatkan dagingnya (kuberikan kepada orang-orang yang memerlukan).&#8221; Rasulullah S.A.W bertanya, &#8220;Mengapa engkau menderhakai dia ?&#8221;<br />
Jawab unta itu, &#8220;Wahai Rasulullah, sungguh aku tidak menderhakainya dari satu pekerjaan, akan tetapi aku menderhakainya dari sebab perbuatannya yang buruk.. Kerana kabilah yang dia termasuk di dalam golongannya, sama tidur meninggalkan solat Isya&#8217;. Kalau sekiranya dia mahu berjanji kepada engkau akan mengerjakan solat Isay&#8217; itu, maka aku berjanji tidak akan menderhakainya lagi. Sebab aku takut kalau Allah menurunkan seksa-Nya kepada mereka sedang aku berada di antara mereka.&#8221;</p>
<p>Akhirnya Nabi Muhammad S.A.W mengambil perjanjian orang Arab kampung itu, bahwa dia tidak akan meninggalkan solat Isya&#8217;. Dan baginda Nabi Muhammad S.A.W menyerahan unta itu kepadanya. Dan dia pun kembali kepada keluarganya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/guncomp.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/guncomp.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guncomp.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guncomp.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guncomp.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guncomp.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guncomp.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guncomp.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guncomp.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guncomp.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guncomp.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guncomp.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guncomp.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guncomp.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guncomp.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guncomp.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guncomp.wordpress.com&amp;blog=3393743&amp;post=25&amp;subd=guncomp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guncomp.wordpress.com/2008/04/23/gunung-menangis-takut-tergolong-batu-api-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ba530e6e5b3dc6b6d2396527e40f68f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
